Film yang berjudul ‘Kuntilanak Kamar Mayat’ ini merupakan sebuah film bergenre horor garapan sutradara Nayato. Film produksi Rafi Film ini menceritakan tentang Dini yang mencari kakaknya Miranda yang pergi meninggalkan rumahnya. Namun, setelah kepergian sang kakak, dirinya sering menjumpai mimpi dan penampakan sosok hantu. Hingga akhirnya Dini mengetahui maksud dari kejadian-kejadian aneh tersebut.

Secara keseluruhan, film yang mengangkat genre horor ini telah berhasil mencekam penontonnya. Walau gaya horor di Indonesia masih tetap sama dengan film-film lainnya. Masih sebatas Kuntilanak dan Pocong.

Pada dasarnya film horor ini masih serupa dengan film horor Indonesia lainnya, yang menampilkan musik yang menegangkan, adegan-adegan yang mengagetkan dan disertai scene-scene kocak untuk menurunkan ketegangan penonton.

Secara cerita film ini masih tetap koridor dasar sebuah film horor. Dimana hal itu diakui oleh sang produser yang mengatakan kalau film ini masih berkisar tentang siapa yang menuai perbuatan tentu akan menghasilkan akibat yang harus ditanggungnya.

Namun, ada beberapa scene dimana sutradara terlalu berlebihan dengan menampilkan penampakan hantu. Hal itu dapat dilihat ketika adegan Moncil membeli baso, yang dalam satu scene memberikan penampakan hantu hingga tiga kali, sehingga yang tadinya satu kali penampakan atau dua kali penampakan telah mampu menciptakan suasana mencekam jadi malah sebaliknya.

Meski demikian, apa yang telah diproduksi oleh para sineas Indonesia, maka kita wajib memberikan semangat kepada perfilman Indonesia yang mulai bangkit dari tidurnya
((source: http://film.indonesiaselebriti.com/ulasan_film))